Patah Hati & Tips untuk kamu!!
Hello! sebelumya aku mau berbagi sebuah cerita tentang patah hati.
Langsung dibaca aja yuk!
Aku terlalu jauh menaruh harapanku sama dia. Laki laki yang ku kenal sebagai laki laki yang baik, sholeh, tampan, seru, kejutannya yang selalu aku tunggu, dan dia selalu ada buat aku. Tapi sayangnya, satu persatu sifat itu hilang. Dia berubah, dia belok ke arah lain karena mungkin sejak awal bukan aku tujuannya.
Mulai dari kamu yang dulu selalu ada jadi terasa jauh. Bahkan ketika kamu ada di hadapan ku, kita hanya bagaikan dua orang asing. Awalnya aku selalu memaklumi kamu dan keadaan, lebih tepatnya menenangkan hati ku sendiri dan berusaha menyangkal berubahnya kamu. Ya, kamu pasti sibuk dan tentunya gak sempat chattingan adalah hal yang sangat wajar. Aku juga bukan tipikal perempuan yang mengharuskan kita selalu komunikasi setiap detik. Karena itu, aku gak mau ganggu kamu dengan chat duluan. Cuek nya kamu juga wajar, karena kesibukan mu tetunya merubah moodmu kan? Jadi aku awalnya berfikir gak ada yang salah sama kita. Oh Im sorry, sejak kapan ya ada kata kita? Bahkan sampai kamu memilih perempuan itu pun kata kita nggak pernah tercipta.
Lalu kejutan kejutanmu menjelma menjadi kejutan yang menyakitkan, menyedihkan, menimbulkan pedih dan perih yang perlahan menjadi kekecewaan.
Senyummu, tawamu, ketampananmu tidak dapat lagi kunikmati. Senyum mu kini bukan untuk ku, ku lihat tawamu merdu ketika bersamanya, kamu sudah tidak butuh aku. Harusnya aku sadar, harusnya aku bahagia melihat kamu bahagia, walau bahagiamu bukan bersama ku. Lalu, bagaimana dengan perasaan ku? Bagaimana dengan aku yang selalu ada untuk mu? Bagaimana dengan harapanku yang sudah terlanjur kamu genggam itu? Dan bagaimana dengan aku yang terjebak di dalam hatimu ini? kuncinya hilag tolong aku. Tapi kamu tenang saja, aku sadar diri untuk tidak menanyakan hal itu dan mengganggu hubungan kalian. Aku bisa pergi, berdiam, merenung, berdiskusi dengan diri sendiri, menetap di ruang sepi. Membiarkan diri ini kecewa pada diriku yang terlalu bodoh karena telah mencintaimu.
Kamu masih baik pada semua orang. Ya, terkecuali pada aku, persis seperti candaan yang dulu ku katakan pada mu. "Kamu itu jahat, tapi ke aku doang hahaha" jujur aku hanya bercanda, tapi malah kamu lakuin beneran. Berkali kali, selama 2 tahun ini, aku pengin banget tanya kamu apa kabar? kamu jangan tidur malem malem! tugas kamu gimana? boleh aku kangen? pertanyaan pertanyaan itu terus menghantui ku yang tak mampu meminta jawabannya padamu.
Aku selalu coba untuk lupain dia, tapi semua percuma. Jadi yang kulakukan hanya membiarkan semua perasaan yang ada dan merasakannya. Aku yakin suatu saat pasti akan selesai, pasti akan sembuh. Kenangan kami, kekecewaan yang dia beri, semua kejadian itu emang gak akan bisa hilang, gak akan bisa aku lupain dia gitu aja. Tapi aku bisa mengikhlaskan dia, aku pasti bisa melepas dia, aku pasti bisa bangkit lagi. Aku nggak butuh dia buat hidup, karena aku sudah hidup sebelum kenal dia. Mungkin beberapa warna yang dia beri akan hilang, tapi aku masih bisa temukan warna lain. Karena ujung dari pertemuan adalah perpisahan. Setiap rasa sayang nggak harus berakhir dengan kepemilikan. Aku masih bisa berdoa untuk kebahagiaan dia meski dia gak sama aku. Kalau akhirnya gak sama dia, berarti dia bukan yang terbaik. Karena Allah pasti hanya akan kasih yang terbaik buat kita.
Aku nggak pernah nyesel kenal dia. Nggak pernah nyesel karena nggak jadian sama dia. Nggak juga nyesel karena dia udah patahin hati aku. Karena buat aku semua ini juga pelajaran hidup, bagian dari perjalanan hidup. Kalau nggak ngerasain sakit itu mungkin hidupku akan hambar, mungkin tenang tapi nggak seru dong. Aku cuma percaya kalau apa yang Allah kasih dalam hidup ku adalah yang terbaik. Jadi jalanin aja, karena semua bakal baik baik aja. sayangi diri sendiri, karena cuma itu yang kita punya utuk diri kita sendiri juga.
So, buat teman teman yang mungkin lagi patah hati, aku mau kasih beberapa tips. Semoga bermanfaat ya!
TIPS UNTUK KAMU!!
1. Introspeksi diri
Bukan untuk menyesali, tapi untuk jadi lebih baik lagi. Untuk diri sendiri bukan untuk siapapun. Bukan untuk menyalahkan siapapun, tapi untuk lebih menghargai keadaan.
2. Nikmatin
Kamu nggak bisa ngerasain sedih ketika lagi senang, jadi dirasain aja ya. Sedih itu baik ko, tanpa sedih kamu nggak akan tau rasanya senang bukan? ngga akan tau bersyukur karena sudah dilepasikan dari kesedihan itu. Lama lama juga puas, lama lama juga hilang.
3. Dekatkan diri dengan Tuhan
Ini wajib sih, karena bahagia kita yang kasih kan Dia. Jadi baik baik ya sama Tuhan kamu.
4. Lakukan kegiatan positif
Nikmati kesedihan bukan dengan mager mageran, tidur seharian, dan nangis nangis di kamar. Sesekali sih wajar, tapi ya jangan keterusan dong! Kamu bisa lakuin hal hal positif yang bikin kamu senang, tenag, damai dan merasa lebih baik. Lebih bagus lagi kalau kamu bisa produktif dengan kesedihan kamu. Seperti membuat karya lagu, membuat pusi, buku dll atau melakukan hal yang buat orang lain bahagia. mungkin aja dengan produktivitas kamu bisa bikin kamu lebih ngerasa ikhlas dan bisa melepaskan yang seharusnya dilepaskan.
5. Love Yourself
Jangan lupa untuk sayangi diri sendiri, sudah berapa lamu kamu menyayangi dia dan melupakan diri sendiri? Kamu juga butuh dirimu, jadi care juga ke diri sendiri ya! sesekali me time dan tanyakan apa mau kamu, renungi baik baik tentag tujuan hidup kamu. Kamu bisa ku kenalkan pada seseorag yang akhirnya bisa menyayangi dirinya sendiri setelah dia berhasil mengikhlaskan orang yang bukan takdirnya. Nadhifa Allya Tsana alias Paus, ketemu sama dia di intagram dan podcastnya di spotify ya!
Terimakasih sudah membaca tulisan ku ini. Aku tau kamu orang yang kuat, jadi jangan menyerah ya! Ingat, sedih boleh kok. Tapi jangan terlarut dalam kesedihan! Semoga bermafaat yaap.
Mau berteman sama aku? Boleh banget.
Langsung aja buka instagram kamu dan cek intagram ku di
@ladyasyadthr_
See you later guys! Stay cool, ok?!
Xoxo and good bye!!
Komentar
Posting Komentar